Informasi yang dihimpun Prosalina FM, aksi terorisme akan menyerang beberapa daerah di Jawa Timur, salah satunya mengancam beberapa markas kepolisian.
Kasatlantas Polres Jember, AKP Akmal, yang juga ikut dalam operasi opensif itu menyatakan, Polres Jember membentuk tim gabungan untuk antisipasi aksi terorisme tersebut.
Polres Jember membentuk 6 rayon kekuatan untuk melakukan operasi secara berkala, dengan sasaran bahan peledak, senjata api, dan senjata tajam.
Setiap kali operasi di waktu malam hari itu, polisi juga menyita ratusan sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan yang sah, untuk ditilang sebagaimana mestinya.
Akmal enggan menyebutkan di mana saja lokasi operasi, karena pelaksanaannya dilakukan secara spontan, dengan waktu yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat pelaksanaan operasi. (Fathul)
