Dinsos Harus Peka pada Peminta-minta

Siapapun Anda, yang pernah melintas di simpang 4 Mangli Kecamatan Kaliwates, akan melihat seorang ibu dengan wajah depresi, menggendong bayi, mendekati pengendara sambil meminta-minta.

Bayi yang kurus kucal itu, digendong sambil disusui. Tidak peduli keadaan panas terik di siang bolong, ibu itu tetap menggendong dan meminta-minta tanpa payung. Kalau hujan, biasanya sang ibu mencari tempat berteduh. Begitu hujan reda, ia beraksi lagi mendekati pengguna jalan.

Imam, warga Desa Petung Bangsalsari, mengaku miris melihat kejadian tersebut. Seharusnya, Dinas Sosial segera mengambil tindakan, terutama untuk menyelamatkan sang bayi.

Hal senada disampaikan Nurul, warga Ajung. Instansi pemerintah, dalam hal ini Dinas Sosial mestinya tidak perlu menunggu jadwal rutin razia gepeng. Fenomena ibu-anak di simpang 4 Mangli sangat mencolok, sehingga bisa saja Dinas Sosial mengambil tindakan segera.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Jember, Bambang Rudiyanto, mengaku mengetahui dan pernah melihat ibu-anak tersebut. Pekan ini, Dinas Sosial akan kembali mengadakan razia gepeng. Ibu dengan wajah depresi akan ditangani khusus oleh ahli jiwa. Sedangkan sang bayi akan dipenuhi hak-hak gizinya, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Selanjutnya, sang bayi akan ditempatkan di Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) dengan pengasuh yang sudah disiapkan. (Ely)

Comments are closed.