Puluhan pegawai perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember berhamburan keluar saat petugas keamanan Bank Indonesia menemukan bungkusan coklat berisi bom, Jumat pagi. Pegawai baru diizinkan masuk kantor kembali, setelah tim Jihandak Brimob Polda Jatim meledakkan bungkusan berisi bom itu di halaman kantor Bank Indonesia, Jalan Gajahmada.
Kepala perwakilan Bank Indonesia Jember, Ahmad Bunyamin, menyatakan bahwa peristiwa itu hanyalah simulasi penanganan aksi teror bom yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur. Simulasi dimaksudkan sebagai upaya antisipasi kemungkinan memanasnya situasi menjelang dan sesudah pemilu presiden mendatang. Sehingga jika seandainya benar terjadi aksi teror bom semacam ini, kegiatan operasional Bank Indonesia tidak akan lumpuh total.
Sementara itu, Kepala Tim Jihandak Brimob Polda Jatim, Ipda Agus Syamsuri mengatakan jika simulasi itu sangat perlu dilakukan agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi teror bom. Masyarakat tidak perlu panik, sebisa mungkin segera menjauh dari benda mencurigakan dan melapor ke pihak keamanan.
Pantauan Prosalina FM, simulasi penanganan teror bom di kantor perwakilan Bank Indonesia Jember ini menyita perhatian pengguna Jalan Gajahmada. Beberapa pegawai Bank Indonesia sendiri nampak ada yang kebingungan dan panik, karena simulasi ini tidak pernah diberitahukan sebelumnya. (Fathul)
