Ulama NU Jember Kecam Aksi Kampanye Hitam Terhadap Capres-Cawapres

IMG_20140528_145200

Tabloid yang disinyalir memuat kampanye hitam menjelang pilpres.

Ulama NU mengecam aksi kampanye hitam yang dalam sepekan ini meresahkan warga lingkungan pesantren di Jember. Informasi yang dihimpun Prosalina FM, ada sebuah tabloid yang mulai tersebar di pesantren-pesantren di Jember seperti Arjasa, Silo, dan beberapa titik lainnya.

Salah seorang ulama NU yang sekaligus rois suriah PCNU, Kyai Muhyidin Abdushomad menjelaskan, pihak pesantren beberapa hari ini resah karena mendapat kiriman tabloid yang isinya menjelek-jelekkan capres Jokowi sebagai capres boneka dan pembohong. Tabloid itu, kata Kyai Muhyidin mengungkap kejelekan capres Jokowi, sehingga menurut pengamatannya tabloid tersebut bertujuan untuk membuat masyarakat tidak simpatik terhadap capres dari PDI Perjuangan itu. Atas menyebarnya tabloid itu, Kyai Muhyidin mengecam dan menghimbau pada masarakat Jember untuk tidak mudah percaya terhadap aksi-aksi kampanye hitam.

Muhyidin mengatakan, menyambut pipres 9 Juli mendatang, masyarakat harus lebih cermat dan melihat rekam jejak dari setiap pasangan capres, bukan terbawa oleh aksi kampanye hitam yang bahkan mengarah pada pertentangan agama.

Selain melalui tabloid, upaya-upaya kampanye hitam juga merebak melalui media sosial, seperti pesan berantai blackberry. Kampanye hitam itu berisi tentang kejelekan masing-masing capres-cawapres. (Ulung)

Comments are closed.