Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Jember akan menambah jumlah dokter keluarga, dari sebelumnya yang hanya 17 orang menjadi 89 dokter keluarga di Jember.
Menurut Ketua IDI cabang Jember, Hendro Sulistiyono, dokter keluarga adalah dokter yang berprofesi khusus sebagai dokter praktik umum, yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan primer di beberapa daerah di luar penyangga kota.
Sebelumnya, dokter banyak praktik di puskesmas-puskesmas yang melayani rata-rata 20 ribu hingga 30 ribu pasien, sehingga kurang efektif pelayanannya. Saat ini, IDI Jember sudah menyiapkan 72 orang dokter keluarga, yang tersebar di sejumlah kecamatan di Jember. Setiap dokter praktik itu akan melayani sekitar 10 ribu pasien saja.
Semua dokter keluarga itu, tambah Hendro, juga menjalin kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk memudahkan layanannya kepada masyarakat.
Diberitakan Prosalina FM sebelumnya, lima organisasi profesi kesehatan di Jember membentuk Satuan Tugas Profesi untuk mengawal program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu tujuannya adalah membantu memberikan kemudahan dan pendampingan kepada masyarakat, terkait layanan BPJS di Jember. (Fathul)
