Gerakan revitalisasi kentongan mulai membuahkan hasil. Di Desa Pondokrejo Tempurejo sudah 4 kali aksi pencurian hewan berhasil digagalkan dengan bunyi-bunyian kentongan.
Salah seorang peternak kambing, Khotib, mengaku kehilangan beberapa ekor kambing yang ada di dalam kandang belakang rumahnya. Mendengar kambing piaraannya hilang dicuri, ia langsung keluar rumah, menyalakan lampu senter lalu membunyikan kentongan yang diikuti beberapa warga tetangga lainnya. Saat itulah, kawanan pencuri melarikan diri meninggalkan kambing miliknya yang dicuri, di pekarangan tidak jauh dari rumahnya.
Sementara Kapolres Jember, AKBP Awang Joko Rumitro, menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat yang sudah sadar tentang pentingnya penggunaan kentongan.
Tidak hanya di Tempurejo, di beberapa kecamatan yang lain, juga dilaporkan penggagalan aksi pencurian hewan, hanya dengan bunyi-bunyian kentongan oleh warga. Oleh sebab itu, Awang menghimbau kepada seluruh masyarakat Jember terus menyosialisasikan penggunaan kentongan untuk mencegah aksi kriminalitas di lingkungannya masing-masing. (Fathul)

