Rois Syuriah PBNU, Hasyim Muzadi akhirnya memberikan klarifikasi, terkait materi tabloid Obor Rakyat yang dinilai sangat menyudutkan pasangan capres cawapres Jokowi-JK. Klarifikasi itu dilakukan Hasyim Muzadi di hadapan ratusan kyai kampung, komunitas jamaah muslimat, fatayat dan beberapa unsur lainnya yang ditempatkan di Pondok Pesantren Nurul Islam Antirogo Sumbersari.
Pantuan Prosalina FM, dalam acara silaturahim kyai kampung se-Jember, juga dipertontonkan bukti-bukti ke-Islaman Jokowi seperti foto saat haji, video kehadiran Jokowi dalam kegitan jamaah sholawat, serta kedekatan Jokowi dengan kalangan ulama Nahdliyin.
Dalam keterangannya kepada Prosalina FM, Hasyim Muzadi menuturkan, maraknya kampanye hitam yang menyudutkan Jokowi sangat mempengaruhi persepsi dan keputusan politik kyai-kyai di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Karena itulah, ia berinisiatif berkeliling ke kyai-kyai kampung untuk memberikan pemahaman siapa sebenarnya Jokowi dan mengapa Jokowi layak dipilih oleh kalangan Nahdliyin. Klarifikasi itu sangat penting untuk mengurangi potensi kyai memilih capres dengan alasan mendapatkan iming-iming politik sesaat.
Terkait ditemukannya pelaku pembuatan tabloid Obor Rakyat yang diterbitkan oleh staf istana, Hasyim meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas motifnya. (Ulung)

