Kinerja anggaran Pemkab Jember tahun 2013 mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Kabupaten, Bappekab Jember, Edi Budi Susilo, di pendopo sebelum melakukan rapat koordinasi dengan Bupati terkait persiapan bulan ramadhan dan lebaran.
Edi Budi Susilo kepada Prosalina FM menjelaskan, predikat ini menurun dari tahun sebelumnya yang mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Meski demikian, Edi belum bisa menjelaskan secara detail catatan penggunaan anggaran apa saja yang membuat Jember menurun menjadi WDP.
Edi juga mengarahkan kepada awak media untuk bertanya langsung kepada kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) jika ingin mengetahui catatan detail penggunaan anggaran apa saja yng membuat Jember harus mendapatakan prediktat WDP.
Sementara itu, anggota DPRD Jember, Ayub Junaidi menyesalkan penurunan predikat kinerja anggaran Jember dari WTP ke WDP. Ayub mengaku sampai saat ini belum mendapatkan laporan hasil pengggunaan anggaran tahun 2013, sehingga ia tidak bisa berkomentar banyak terkait dengan penurunan predikat kineja anggaran itu. Seharusnya Pemkab Jember bisa mempertahankan status WTP dengan menindaklanjuti rekomendasi BPK. Salah satunya menerapkan sistem anggaran yang transparan secara online. (Ulung)
