Polres Jember mulai mencium aroma politik uang menjelang pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden di Jember. Meski demikian, Kasubag Humas Polres Jember, Edy Sudarto, enggan menyebutkan dari tim pendukung capres mana yang diduga melakukan politik uang tersebut. Polres Jember bersama para pihak, khususnya Panwaslu, masih intensif memantau dan menemukan barang bukti dugaan politik uang yang jelas-jelas mencederai proses demokrasi itu.
Menurut Edy, aroma politik uang itu tidak hanya berbentuk uang secara langsung, ada pula yang diwujudkan dalam bentuk barang yang tujuannya agar memilih calon tertentu. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak, termasuk masyarakat, untuk menghindari praktek curang, yang rawan konflik di tengah masyarakat tersebut. Nantinya, jika polisi menemukan dugaan politik uang yang disertai barang bukti, akan dikoordinasikan kepada Panwaslu setempat, untuk diproses sebagaimana ketentuan yang berlaku. (Fathul)

