Sebanyak 224 calon mahasiswa Universitas Jember yang lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), terancam gagal jika tidak segera melakukan verifikasi online.
Menurut Kepala Sub Bagian Registrasi dan Statistik Bagian Akademik Universitas Jember, Mohammad Sabar, dari puluhan ribu siswa yang mendaftar melalui jalur SBMPTN, sebanyak 1.600 lebih lolos seleksi dan terdaftar sebagai calon mahasiswa Universitas Jember. Namun 224 calon mahasiswa belum melakukan verifikasi online yang dijadwalkan sejak tanggal 17 hingga 18 Juli lalu.
Sementara Kabag Humas dan Protokoler Uiveristas Jember, Agung Purwanto menjelaskan, Universitas Jember masih memberikan kelonggaran waktu bagi peserta yang belum melakukan verifikasi online dan verifikasi fisik hingga tanggal 25 Juli mendatang. Ada kemungkinan beberapa peserta yang belum melakukan verifikasi mengundurkan diri, meski kemungkinan itu sangat kecil karena untuk bisa masuk UNEJ mereka harus bersaing dengan puluhan ribu peserta lain. (Hafit)
