Jumlah Laka Lantas Selama Operasi Ketupat Semeru 2014, Naik Dibanding Tahun Lalu

IPDA SUYITNO

Kepala Unit Kecelakaan Laka Lantas Polres Jember, Ipda Suyitno.

Jumlah kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru 2014, naik dibading tahun sebelumnya, namun jumlah korban meninggal dunia, turun.

Menurut Kepala Unit Kecelakaan Laka Lantas Polres Jember, Ipda Suyitno, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas selama 7 hari sebelum dan sesudah lebaran tercatat 35 kasus. Namun jumlah korban meninggal hanya 1 orang, 4 luka berat, dan 56 luka ringan. Sementara tahun 2013 lalu tercatat 26 kasus kecelakaan, 3 tewas, 1 luka berat dan 41 luka ringan. Meski angka kejadian kecelakaan naik, namun ada penurunan kualitas kasus.

Menurut Suyitno, angka kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia tertinggi selama tahun 2014, masih terjadi pada bulan April dan saat  bulan ramadhan. Penyebab kecelakaan lalu lintas di bulan ramadhan, karena pengendara sepeda motor tidak tertib. Selain itu, jumlah kendaraan selama bulan ramadhan meningkat drastis, karena tingginya aktivitas warga. Rata-rata warga yang meninggal dunia adalah pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm.

Suyitno menambahkan, Satuan Lalu Lintas Polres Jember sudah melakukan upaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, melalui sosialisasi pada tingkat pelajar. Selain itu, melakukan tindakan tegas berupa tilang bagi pengendara yang tidak memakaihelm. (Hafit)

Comments are closed.