Sekitar 40 persen bus di Terminal Tawang Alun tidak beroperasi karena kesulitan mendapatkan BBM. Awak bus memilih parkir dan tidak berada di shelter keberangkatan.
Pantauan Prosalina FM, bus yang tetap beroperasi adalah bus jarak dekat seperti Jember-Probolinggo dan Jember-Banyuwangi saja.
Menurut Kepala Terminal Tawang Alun, Samson, tidak beroperasinya bus itu terjadi sejak Senin (25/8/2014) kemarin, karena kesulitan mendapatkan BBM solar selama perjalanannya. Shelter keberangkatan yang kosong diantaranya jalur Jember-Malang, dan jalur patas Yogyakarta.
Salah seorang awak bus, Sukirno, mengaku hanya mendapat 100 liter solar yang cukup untuk satu kali perjalanan, itu pun harus mengantre hingga 7 jam lebih. Untuk menyiasatinya, ia terpaksa mengoper penumpang, di tengah perjalanan ke bus yang lain. Dari 22 bus antar kota dalam provinsi, yang keluar terminal hanya 90 armada yang beroperasi. (Fathul)
