Meski Pertamina telah melakukan normalisasi pasokan BBM, namun antrean pembelian BBM masih terjadi. Pantauan Prosalina di lapangan, antrean terjadi di SPBU di Kecamatan Sumberbaru, Tanggul, Bangsalsari, Rambipuji, dan wilayah kota Jember. Meski antrean mulai berkurang, namun tetap saja antrean menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jala.
Warga Mangli, Agustina menuturkan, dia terpaksa mengurangi aktivitas keluar rumah, karena kesulitan mendapatkan BBM. Agustina yang bekerja sebagai dosen ini mengaku mengurangi aktivitas sosial di LSM dan kegiatan lain. Dia hanya menggunakan sepeda motor untuk kebutuhan mendesak, mengajar dan mengantar anaknya sekolah. Sehingga dia bisa menghemat penggunaan BBM. Agustin berharap Pertamina serius melakukan normalisasi pasokan BBM, sehingga aktivitas warga bisa normal kembali.
Hal senada disampaikan warga Sumberbaru, yang bekerja di lembaga pembiayaan di Jalan Hayam Wuruk, Rena Hernawan. Menurut Rena, dia terpaksa menggunakan angkutan umum karena persediaan BBM di sepeda motor miliknya sudah menipis. Sedangkan bensin eceran mulai Rabu (27/8/2014) kemarin menghilang di pasaran. Sementara mengantri di SPBU tidak mungkin dilakukan, karena terbentur jam kerja dan tugasnya di rumah sebagai ibu rumah tangga.

