Dualisme Calon Ketua dari Partai Gerindra, Penetapan Pimpinan DPRD Jember Gagal

PARIPURNA PENENTUAN PIMPINAN DPRD

Rapat paripurna penentuan pimpinan DPRD Jember.

Rapat paripurna penetapan pimpinan DPRD Jember definitif, Senin siang, kembali gagal dilakukan karena terjadi dualisme calon Ketua DPRD Jember dari Partai Gerindra. Sidang yang dipimpin Wakil Ketua Dprd Jember sementara, Ayub Junaidi,  hanya menetapkan pansus tata tertib dan susunan komposisi 8 fraksi DPRD Jember.

Menurut Ayub, ada dua surat masuk dari Partai Gerindra ke DPRD Jember. Surat pertama menunjuk Siswono yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris Partai Gerindra, Satib dan Anwari. Sedangkan surat kedua menunjuk Thoif Zamroni, yang ditandatangani Wakil Ketua dan Sekretaris Partai Gerindra, Ahmad Halim dan Anwari, dengan dilampiri SK dari DPP Partai Gerindra.

Menurut Ayub, DPRD Jember tidak mau terjebak pada konflik internal Partai Gerindra, sehingga memilih menunda penetapan pimpinan definitif. DPRD Jember masih memberikan kesempatan kepada Partai Gerindra, untuk menyelesaikan konflik internal dan menunggu informasi resmi dari Partai Gerindra.

Sementara salah seorang anggota Fraksi Partai Gerindra, Marduwan menyatakan, saat ini fraksinya masih berkoordinasi dengan DPC Partai Gerindra. Pihaknya diberi waktu pimpinan sementara 4 hari untuk memastikan calon ketua definitif. Namun, pada intinya siapapun yang ditunjuk partai menjadi ketua dewan, Marduwan setuju. (Hafit)

Comments are closed.