Sejumlah warga mengeluhkan penutupan Jalan Diponegoro, saat penertiban PKL di sekitar Pasar Tanjung. Sebab, mereka tidak bisa menggunakan Jalan Diponegoro. Bahkan, sejumlah ruas Jalan Trunojoyo dari arah Gladak Kembar menuju Pasar Tanjung, macet dan menimbulkan antrean panjang. Sebab, pengendara yang hendak masuk ke pertokoan Johar harus berhenti di pertigaan jalan tersebut karena ditutup total.
Salah seorang pengguna jalan, Ibu Ari, warga Kelurahan Tegal Besar mengatakan, seharusnya Pemkab menyiapkan jalur alternatif sehingga bisa masuk ke jalan tersebut. Ketika Jalan Diponegoro ditutup total, warga tidak bisa beraktivitas di jalan tersebut.
Sementara anggota tim penertiban Pedagang Kaki Lima, Widi Prasetyo, meminta maaf kepada warga jika tidak nyaman dengan penutupan Jalan Diponegoro. Namun, ia meminta pengertian warga karena aksi penutupan ini berlangsung satu hari saja. Kebijakan ini untuk kepentingan penataan kota Jember yang lebih baik. (Hafit)
