Hingga saat ini, dualisme usulan calon Ketua DPRD Jember dari Partai Gerindra belum tuntas. Bahkan, dua kubu calon Ketua DPRD Jember dari Partai Gerindra saling klaim sebagai kubu yang paling sah.
Menurut pimpinan DPRD Jember sementara, Ayub Junaidi, hingga saat ini ada 3 surat yang dikirimkan kepada pimpinan sementara DPRD Jember. Surat pertama menunjuk Siswono sebagai Ketua DPRD Jember, surat kedua menunjuk Thoif Zamroni sebagai Ketua DPRD Jember, dengan melampirkan surat dari DPP Partai Gerindra. Surat ketiga meralat surat yang kedua, karena Ketua DPC Partai Gerindra tidak pernah meminta Abdul Halim menandatangani surat DPC Partai Gerindra.
Menurut Ayub, DPRD Jember akan membicarakan persoalan dualisme usulan nama calon tersebut dengan tim ahli DPRD Jember, untuk menentukan keabsahan surat. Selanjutnya, DPRD Jember akan melakukan konsultasi kepada Gubernur Jawa Timur terkait persoalan tersebut. Dia tidak ingin masuk kada konflik internal Partai Gerindra. Molornya penentuan pimpinan DPRD Jember definitif, bisa mengganggu kinerja DPRD Jember. (Hafit)
