PT Kereta Api Mulai Sosialisasi Pembukaan Jalur Jember-Panarukan

newsPemerintah kembali menegaskan rencana membuka kembali jalur kereta api Jember-Panarukan Kabupaten Situbondo. Sebagai konsekuensinya, PT Kereta Api Daerah Operasi 9 Jember mempergencar sosialisi kepada masyarakat terutama di daerah sepanjang jalur yang dilewati kereta. Catatan Prosalina FM, rute kereta api Jember-Panarukan berhenti beroperasi sejak tahun 2001.

Menurut Kepala PT KAI Daops 9 Jember, Sunaryo, pemerintah berencana membuka kembali jalur Jember-Panarukan tahun 2016 mendatang. Selama setahun kedepan, PT KAI Daops 9 akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di 3 kabupaten, yakni Jember, Bondowoso dan Situbondo. Sosialisasi itu diperlukan karena banyak jalur rel kereta yang sudah berubah fungsi menjadi bangunan atau rel yang tidak layak digunakan karena tertimbun tanah.

Menurut Sunaryo, rencana pemerintah menghidupkan kembali jalur tersebut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Apalagi, kini pemerintah juga membangun kembali pelabuhan Panarukan.

Hal senada dipaparkan Kepala Humas PT KAI Dops 9, Sugeng. Selain melakukan sosialisasi, PT KAI akan memeriksa kondisi rel. Lebih dari 40 kilometer rel membutuhkan perbaikan mulai Kecamatan Kalisat hingga Panarukan. Sebab, banyak bantalan rel yang rusak dan hilang.

Berdasarkan pengalaman operasi sebelum tahun 2001, rute sepanjang 60 kilometer yang terbentang dari Stasiun Jember dan hingga Stasiun Panarukan Situbondo itu, ditempuh dalam waktu dua jam perjalanan. (Hafit)

Comments are closed.