Perkembangan Pedagang Kaki Lima PKL sekitar kampus Universitas Jember, dalam beberapa tahun terakhir cukup pesat. Awalnya, jumlah PKL di Jalan Jawa hingga Jalan Kalimantan sekitar 80 orang, kini sudah meningkat hingga 200 PKL.
Menurut Rektor Universitas Jember, Muhammad Hasan, Pemkab Jember harus bertindak cepat dalam mengatasi menjamurnya PKL. Pihak UNEJ siap dilibatkan dalam mengatasi persoalan itu. Sebab, pengananan PKL membutuhkan kajian yang mendalam dan matang, sehingga tercipta lingkungan kampus yang tertib dan indah.
Sementara Kepala Humas dan Protokoler Universitas Jember, Agung Purwanto, penertiban memang sudah perlu dilakukan. Selain persolan keindahan dan kenyamanan, juga karena keberadaan PKL sudah banyak menimbulkan korban jiwa akibat kecelakaan. Ada sejumlah siswa tewas karena ditabrak kendaraan yang menghindari PKL yang mengantarkan makanan.
Namun demikian, UNEJ sulit menyediakan lahan untuk PKL, karena berbenturan dengan aturan yang ada. Pembangunan lahan yang dibolehkan hanya untuk sarana pendidikan seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). (Hafit)

