Daftar Tunggu Operasi Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi, 1 Bulan

YUSTINA EVI

Yustina Evi

Daftar tunggu tindakan operasi di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember, mencapai 1 bulan.

Kepala Humas Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi, dokter Yustina Evi menegaskan, panjangnya antrean itu karena keterbatasan ruang dan tempat operasi yang dimiliki rumah sakit.

Setiap hari, rumah sakit harus mengoperasi 150 pasien, sementara ruang operasi hanya menyediakan 8 tempat. Karena itu, rumah sakit terpaksa memberlakukan daftar tunggu untuk penyakit yang operasinya bisa ditunda. Beberapa jenis penyakit yang operasinya bisa ditunda antara lain sakit tidak bisa buang air kecil, tumor jinak, dan sejumlah penyakit lain yang termasuk kategori operasi elektis. Namun jika dalam masa tunggu itu penyakit pasien mengalami kondisi gawat darurat, maka operasinya dipercepat. Setiap hari, tindakan operasi dimulai jam 8 pagi. Sekitar jam 6 atau jam 7 pagi, pasien sudah berada di ruang operasi. Tindakan operasi biasanya selesai jam 5 atau jam 6 sore.

Beberapa jenis operasi yang sering dilakukan di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi antara lain bedah umum, katarak, mata, THT, bedah perut, tulang, syaraf, otak, urologi, alat genital, kandungan, dan mulut. Meski pasien operasi membludak, Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi tidak pernah mengalihkan pasiennya ke rumah sakit lain.

Tahun ini, Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi mendapat tambahan tenaga dokter spesialis dan subspesialis, yakni subspesialis bedah urologi, tulang dan syaraf, serta spesialis umum. Tambahan dokter spesialis tersebut sangat membantu tindakan operasi. Apalagi, rumah sakit terbesar di Jawa Timur bagian Timur itu juga sedang membangun gedung paviliun sehingga diharapkan bisa mengurangi beban antrean operasi. (Ely)

Comments are closed.