Rencana Pemkab Jember Mengadakan Alat Disfungsi Jantung, Gagal

newsRencana Pemkab Jember melakukan pengadaan alat untuk mengatasi disfungsi jantungatau Cath Lab untuk RSD dr. Soebandi Jember, gagal. Sebab, proyek  senilai Rp 17,8 miliar ini bermasalah sehingga kontrak kerjasama yang dimenangkan salah satu rekanan harus dibatalkan.

Menurut Ketua Komisi D DPRD Jember, Muhammad Hafidzi, hasil review Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengharuskan Pemkab Jember memutus kontrak pengadaan barang tersebut. Selain itu, ada kode kegiatan belanja yang tidak sesuai dengan rincian kegiatan.

Semula belanja modal tersebut dimasukkan dalam rekening belanja modal alat-alat kedokteran umum. Namun BPKP melarang menggunakan rekening tersebut. Karena itu, pihak RSD dr. Soebandi Jember akan melakukan tender ulang pada tahun 2015.

Hafidzi menambahkan, pengadaan Cath Lab itu diharapkan bisa melengkapi alat-alat kesehatan untuk melayani pasien disfungsi jantung untuk wilayah Jawa Timur bagian Timur. Pasien tidak harus jauh-jauh datang lagi ke Rumah Sakit Dokter Soetomo Surabaya untuk memasang ring jantung. Sebab, selama ini yang memiliki fasiltas tersebut adalah rumah sakit milik Pemerintah Propinsi Jawa Timur.

Sebelumnya, sejumlah rekanan yang menjadi peserta tender protes karena pemenang lelang bukan rekanan yang memberikan penawar terendah, dengan spesifikasi barang yang sama. (Hafit)

Comments are closed.