Jember Hari Ini – Hasil riset harus sejalan dengan dunia usaha, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan menyerap tenaga kerja baru. Demikian ditegaskan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Profesor HM Nasir, usai menerima pemaparan hasil penelitian dan pengembangan teknologi Universitas Jember, Sabtu siang.
Ada sejumlah temuan tim ahli Universitas Jember yang berguna bagi masyarakat. Diantaranya pembuatan pupuk organik padat, dan pertanian berbasis Smart Green House, temuan mobil listrik, dan teknologi produksi pangan. Sayangnya, hasil riset ini belum benar-benar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat karena biaya produksinya sangat tinggi. Karena itu, hasil riset ini harus dicari formulasi yang tepat, sehingga bisa diproduksi secara massal.
Menurut Nasir, Kamis 22 Januari mendatang Menristek Dikti akan menggelar pertemuan rektor se-Indonesia dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia. Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pembuatan MoU, agar dunia usaha bisa memanfaatkan hasil penelitian Perguruan Tinggi (PT). Karena itu, Menristek Dikti akan mendorong Perguruan Tinggi terus berinovasi, sehingga bisa menghasilkan produk yang bisa dijual dan diproduksi massal.
Usai menghadiri acara pemaparan hasil penelitian dan pengembangan teknologi, Menristek Dikti langsung menuju ke Gedung Soetardjo untuk memberi kuliah umum bagi civitas akademika Universitas Jember. (Hafit)
