
Sambil mengenakan berbagai alat peraga, aktivis PMII menyerukan agar Presiden Jokowi mundur jika tidak bisa atasi seteru KPK dan Polri.
Jember Hari Ini – Sejumlah aktivis PMII cabang Jember meminta Presiden Jokowi mengundurkan diri jika tidak bisa meredam kegaduhan politik yang terjadi belakangan ini.
Para aktivis yang berorasi di depan Mapolres Jember itu memandang, seteru KPK dan Polri adalah bola panas yang dimulai keputusan Presiden Jokowi menunjuk Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri. Namun menurut korlap aksi, Ferio Pristiyawan, setelah gaduh politik memanas di antara 2 institusi penegak hukum itu, Presiden Jokowi terkesan mengambil langkah normatif yang tidak berorientasi menyelesaikan masalah. Karena itu, presiden harus mencopot pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri, dan menggantinya dengan sosok yang lebih bersih.
Kapolres Jember, AKBP Sabilul Alif, yang menemui para aktivis menyatakan, sebenarnya keberadaan KPK dan Polri saling membantu. KPK tidak akan bisa bekerja tanpa polisi, dan polisi juga sangat terbantu oleh kinerja KPK. Sabilul Alif menegaskan, kinerja aparat penegak hukum harus steril dari urusan politik.
Usai ditemui Kapolres, para aktivis PMII kemudian berjalan muncur ke alun-alun kota Jember. (Ely)
