Jember Hari Ini – Polres Jember batal memperebutkan rekor MURI dalam program 8 ribu masyarakat peduli kamtibmas. Setelah sempat mundur, kini pelaksanaannya ditunda 5 Februari, dan diikuti 2015 orang saja.
Kapolres Jember, AKBP Sabilul Alif menyebutkan, mundurnya pelaksanaan program itu karena menunggu kesiapan semua pihak, termasuk kehadiran Kapolda dan Gubernur Jawa Timur. Program itu sengaja tidak jadi dicatatkan ke rekor MURI, agar tidak menuai kritik masyarakat yang menganggap rekor sebagai tujuan utama. Padahal menurutnya, program itu dimaksudkan untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui revitalisasi fungsi kentongan.
Sabilul menyebutkan, kegiatan masyarakat peduli kamtibmas itu akan digelar di Alun-Alun Jember, yang dihadiri Kapolda dan Gubernur Jawa Timur serta sejumlah pejabat Pemkab se-Eks Karesidenan Besuki. Dalam agenda itu juga akan dilaunching lomba kampung aman bersih dan sehat selama 3 bulan dalam upaya keamanan menjelang pelaksanaan pilkada Jember. (Fathul)

