Jember Hari Ini – CEO Watchdoc, rumah produksi tayangan peliputan dokumenter, Dhandy Dwi Laksono menilai, media massa nasional telah gagal menjadi pilar demokrasi. Hasil sebuah survei menyebutkan, media massa nasional masih kalah pamor dengan tayangan sinetron. Karena itu, kehadiran media sosial yang menumbuhkan aktivitas jurnalisme warga, menjadi media baru menyampaikan informasi publik kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Dhandy di sela-sela Ekspedisi Indonesia Biru saat diskusi bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) kota Jember, pegiat media sosial, dan para blogger di aula Prosalina FM, Rabu (25/2/2015) malam.
Dhandy melihat, justru saat ini masyarakat memanfaatkan informasi yang berkembang di media social untuk disebarkan secara cepat. Media sosial, kata Dhandy, bisa membangkitkan kekuatan jurnalisme warga. Namun demikian, Dhandy tetap mengingatkan agar pegiat jurnalisme warga tetap memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik dalam penulisannya.
Sementara salah seorang peserta diskusi, Ana, warga Kalibaru Banyuwangi berharap, AJI kota Jember bisa melatih masyarakat yang mempunyai kepedulian sosial, sehingga bisa menjadi penulis seperti wartawan. Dengan demkikian, tulisan mereka diperhatikan oleh para pengambil kebijakan.
Usai diskusi, peserta diajak menonton bareng film berjudul “Di Belakang Hotel”. (Hafit)

