Jember Hari Ini – Klub sepak bola seharusnya memperhatikan keselamatan suporter, terutama saat pertandingan berlangsung. Oryza Ardiansyah, penulis buku Imagined Persebaya saat dialog di Prosalina FM Sabtu pagi mengatakan, perlindungan itu bisa dilakukan klub dengan menyertakan asuransi pada tiket masuk pertandingan. Selain itu, perlu dibentuk suporter terafiliasi yang dikelola langsung oleh klub. Suporter yang terdaftar harus membayar sejumlah iuran tertentu. Sebagai imbalannya, klub memberikan perlindungan asuransi kepada suporter.
Oryza mencontohkan kasus meninggalnya 5 bonek, suporter Persebaya di Lamongan dalam perjalanan menuju Bojonegoro. Hingga kini kasus meninggalnya mereka belum terungkap jelas. Menurut aparat kepolisian, para bonek meninggal karena terjatuh dari kereta api. Sedangkan investigasi mandiri yang dilakukan kelompok bonek menemukan, bahwa mereka meninggal karena dianiaya. Belum lagi kasus-kasus meningalnya suporter lain yang juga belum menemukan ujung penyelesaiannya. Oleh karena itu, selain memberikan perlindungan asuransi, seluruh pemangku kepentingan sepak bola perlu menempatkan suporter sebagai kelompok yang penting.
Di Jember, pernah ada suporter sepak bole bernama Ryan, yang menjadi korban pemukulan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska). Pemukulnya dinyatakan bersalah dan harus menanggung seluruh biaya perawatan Ryan yang mengalami cedera serius di kepala. Ryan juga mendapat santunan dari suporter sepak bola Jember, Berni. (Ely)
