Jember Hari Ini – Tahapan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Kabupaten Jember mulai terkendala. Sebab, hingga hari ini anggaran pilkada masih belum juga dicairkan.
Menurut Komisioner KPU Kabupaten Jember, Ahmad Hanafi, sejak tahapan pilkada dimulai, seperti penyusunan tahapan, perencanaan, serta rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan dan Desa, KPU menggunakan dana pinjaman pribadi. Padahal, lanjut Hanafi, seluruh tahapan pilkada terus berjalan. Dia mencontohkan, pada awal bulan Juni mendatang KPU harus membayar honorarium untuk PPK dan PPS yang jumlahnya tidak sedikit. Sehingga jika anggaran pilkada tidak segera dicairkan, maka bisa dipastikan seluruh tahapan pilkada akan terganggu, bahkan bisa jadi akan terhenti. Untuk itu, Hanafi berharap agar anggaran tersebut bisa segera dicairkan. Hanafi juga mengaku belum mengetahui secara pasti, apa yang menjadi kendala belum cairnya anggaran tersebut. Namun, yang pasti seluruh syarat administrasi yang diminta Pemkab telah dipenuhi semua oleh KPU.
Sebelumnya, Ketua Tim Anggaran Pemkab Jember, Sugiarto, memastikan jika anggaran pilkada sudah bisa dicairkan. Sebab, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk anggaran pilkada sudah ditandatangani Wakil Bupati. (Win)
