Jember Hari Ini – Sejumlah peternak di Jember merugi akibat matinya sejumlah hewan ternak karena mengkonsumsi pakan yang terkontaminasi material vulkanik Gunung Raung.
Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jember, Jumantoro, menjelaskan, selain berdampak positif menambah kesuburan, debu vulkanik yang tercampur dengan pakan ternak bisa berakibat fatal hingga kematian.
Hewan ternak yang berada wilayah kecamatan terdekat dengan Gunung Raung seperti Kecamatan Sumberjambe, Ledokombo, dan Silo secara tiba-tiba jatuh sakit bahkan mati. Pemilik ternak terpaksa menjual hewan peliharaan mereka yang sakit dengan harga jauh dibawah harga pasaran. Untuk satu ekor sapi jenis limosin yang biasanya dijual dikisaran harga Rp 10 juta per ekor, saat ini hanya mampu terjual dikisaran harga Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta per ekor.
Sementara Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember, Heru Widagdo, menjelaskan, guyuran abu vulkanik tidak hanya berdampak pada hewan ternak, namun juga berbahaya bagi kesehatan manusia. Sebab, abu vulkanik tersebut mengandung asam sulfat atau belerang. (Hafit)
