Wakil Ketua PCNU Kritik Pimpinan Sidang Pembahasan Tatib Muktamar NU

LOGO newsJember Hari Ini – Wakil Ketua PCNU Jember Misbahus Salam, mengkritik pimpinan sidang pembahasan tata tertib dalam muktamar NU ke-33 Jombang, yang dinilai tidak peka terhadap aspirasi muktamirin.

Menurut Misbah, ada dua aspirasi berbeda dalam tata tertib pemilihan rois am. Sebagian muktamirin menghendaki pemilihan dilakukan dengan sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) untuk menghindari praktik money politik, sebagian lagi dilakukan dengan pemungutan suara seperti sebelumnya.

Penolakan muktamirin terhadap sistem AHWA cukup keras, dengan alasan tidak diatur dalam AD-ART NU. Jika memang menginginkan pemilihan rois am menggunakan sistem AHWA, seharusnya dalam muktamar kali ini dilakukan perubahan AD-ART terlebih dahulu. Namun sistem tersebut baru dilaksanakan dalam mukmatar mendatang.

Misbahus Salam menegaskan, mestinya pembahasan tata tertib muktamar selesai Sabtu (1/8/2015) malam. Jika hari ini pembahasan tatib belum juga selesai, kegiatan muktamar terancam molor. Misbah mengkritik pimpinan sidang yang tidak peka dengan arus penolakan peserta muktamar. Misbah berharap pembahasan tata tertib muktamar bisa diselesaikan hari ini. Sebab, jika tidak selesai hari ini, maka semua pembahasan yang menjadi agenda muktamar juga tidak akan bisa dilaksanakan. (Hafit)

Comments are closed.