Tidak Ada Jamaah Haji Asal Jember yang Jadi Korban Jatuhnya Crane di Mekkah

LOGO newsJember Hari Ini – Meski nama Hasan Mansur Ahmad jamaah haji asal Jember yang tergabung di Kloter 10 masuk daftar korban kecelakaan robohnya crane di masjidil haram, ternyata informasi tersebut dipastikan tidak benar.

Menurut pembimbing ibadah haji dari Kloter 10, KH. Amin Hasby, Hasan Mansur Ahmad memang sedang menjalani perawatan di klinik kesehatan sektor, namun bukan merupakan korban musibah robohnya crane, tetapi karena menderita sakit asma. Musibah robohnya crane terjadi ketika yang bersangkutan sedang menjalani proses cek up di klinik kesehatan sector.

KH. Amin Hasby meminta keluarga Hasan Mansur di tanah air tidak khawatir, karena Hasan bukan korban musibah yang menyebabkan lebih dari 100 orang jamaah haji meninggal tersebut.

Sementara menurut Ketua Kloter 11, Subhan, setelah melakukan pendataan dan mengunjungi seluruh jamaah haji, tidak ada jamaah haji Kloter 11 yang menjadi korban insiden robohhnya alat berat tersebut. Meski demikian, ada beberapa jamah haji yang mengalami trauma karena melihat secara langsung peristiwa robohnya crane di masjidil haram jelang maghrib waktu Arab Saudi tersebut. Untuk sementara, aparat berwenang di Arab Saudi meminta jamaah haji menunaikan ibadah sholat di pemondokan, hingga kondisi majidil haram dinyatakan aman.

Sabtu pagi waktu Arab Saudi, kondisi cuaca cerah, sehingga banyak jamaah haji yang mulai beraktivitas dan menjalankan ibadah. Informasi yang dihimpun dari seluruh ketua kloter, dipastikan tidak ada jamaah haji asal Jember yang menjadi korban insiden robohnya crane di masjidil haram tersebut. (Ida)

Comments are closed.