6 Orang Warga Desa Klatakan Tanggul Terluka Akibat Baku Hantam

LOGO newsJember Hari Ini – Sebanyak 6 orang dari 2 keluarga bertetangga di Desa Klatakan Kecamatan Tanggul, terlibat perkelahian. Perkelahian terjadi gara-gara salah satu keluarga tersebut, Joni, ditegur Misbahul Munir karena bermain gas sepeda motor dengan keras, Jumat (18/9/2015) malam.

Menurut Kapolsek Tanggul, AKP Bambang Setiawan, kasus tawuran tersebut dipicu tindakan Joni yang memainkan gas motornya dengan suara keras di halaman rumah Misbahul Munir. Misbahul Munir kemudian menegurnya karena suara motornya sangat mengganggu. Namun Joni tidak terima dengan teguran sehingga terjadi pertengkaran dengan Misbahul Munir. Selanjutnya Joni mengadukan peristiwa itu ke pamannya, Edi Purwanto. Setelah menerima pengaduan itu, keluarga Edi yang sudah lama bermusuhan dengan keluarga Munir, mendatangi keluarga Munir dengan membawa 2 buah potongan bambu dan 1 potongan besi cor. Pertengkaran pun terjadi antara kedua keluarga tersebut. Karena merasa akan diserang, keluarga Misbahul Munir masuk rumah dan mengambil celurit, linggis, dan gagang cangkul sehingga terjadilah tawuran antara kedua keluarga tersebut.

Dalam kejadian tersebut, kedua belah pihak sama-sama terluka. Dari pihak kluarga Edi 3 orang terluka, yakni Edi Purwanto (50), Toyami (27), Lasmi (60) tahun. Edi mengalami luka pada bagian kepala dan harus dirujuk ke RSD dr. Soebandi Jember. Sementara dari keluarga Misbahul Munir juga 3 orang terluka, yakni Halim (60), Misbahul Munir (20), dan Supadma. Halim mengalami luka bacok pada dahi dan dua jari yang kemudian dirujuk di RSD dr. Soebandi Jember.

Untuk mengantisipasi  terjadinya aksi balasan dari kedua belah pihak, Polsek Tanggul menempatkan 5 orang anggota polsek dan 1 orang anggota koramil, serta 10 orang anggota linmas berpakaian dinas semua. (Hafit)

Comments are closed.