Jember Hari Ini – PLN terus berupaya memerangi praktik percaloan pasang baru listrik dengan melakukan Pemasaran Keliling (Sarling) hingga ke pelosok desa. Dengan slogan “Bung Sigap”, nyambung singkat gak ada suap, PLN memberikan kemudahan bagi calon pelanggan baru.
Demikian dipaparkan ahli kinerja PLN Jember, Ade Dewanto, usai kegiatan sosialiasi yang melibatkan asosiasi ketenagalistrikan di kantor PLN Jember, Rabu pagi. Dalam proses Sarling, menurut Ade, pihaknya mengikutsertakan lintas asosiasi ketenagalistrikan di Jember, sehingga calon pelanggan bisa mendapatkan informasi yang jelas tentang cara dan biaya pasang baru listrik.
Kasus yang terjadi di Dusun Baban Desa Mulyorejo Silo karena minimnya pengetahuan tentang proses pendaftaran pasang baru harus diantisipasi sehingga masyarakat tidak dirugikan. Sesuai ketentuan, biaya penyambungan baru untuk daya 450 VA sebesar Rp 421.000, untuk daya 900 VA sebesar Rp 834.000, daya 1.300 VA, Rp 1.218.000, dan daya 2.200 VA sebesar Rp 2.062.000. Ketentuan ini belum termasuk biaya materai, administrasi, dan setrum perdana.
Ade juga menyarankan warga yang akan melakukan pasang baru, langsung mendatangi kantor PLN terdekat agar tidak dijerumuskan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Hal senada dipaparkan Bambang Hermanto dari lintas asosiasi ketenagalistrikan Jember. Menurut Bambang, asosiasi ketenagalistrikan sering diajak oleh PLN kerjasama melakukan sosialiasi kepada masyarakat tentang pasang baru listrik. Kerja bareng asosiasi kontraktor listrik dengan PLN ini diharapkan bisa meminimalkan ulah oknum yang memanfaatkan minimnya pengetahuan masyarakat.
Sesuai ketentuan pemerintah, untuk calon pelanggan baru yang menggunakan daya 450 dan 900 VA, harus menggunakan surat keterangan tidak mampu atau kartu Jamkesmas, karena mereka akan mendapatkan subsidi dari pemerintah. (Ida-adv)

