Pembangunan Infrastruktur Terganggu Penutupan Tambang Pasir oleh Gubernur

AYUB JUNAIDI 3

Ayub Junaidi

Jember Hari Ini – Karena penutupan sementara seluruh aktivitas tambang oleh Gubernur Jawa Timur, pembangunan infrastruktur pemerintah maupun swasta terhenti. Rekanan saat ini mengalami kesulitan mendapatkan suplai material khususnya batu dan pasir.

Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi, menyesalkan moratorium penutupan sementara seluruh aktivitas tambang di seluruh Jawa Timur tersebut. Sebab, penutupan ini diberlakukan bagi seluruh aktivitas tambang, baik resmi maupun illegal.

Penutupan itu dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pasca terjadinya pembunuhan aktivis anti tambang di Lumajang beberapa waktu yang lalu. Akibatnya, seluruh aktivitas tambang galian C di Jember dan beberapa kabupaten kota di Jawa Timur tidak bisa beroperasi. Padahal, untuk keperluan pembangunan sangat membutuhkan suplai batu dan pasir. Seharusnya menurut Ayub, moratorium itu tidak diberlakukan bagi seluruh aktivitas tambang, melainkan hanya berlaku bagi aktivitas tambang ilegal saja.

Diberitakan sebelumnya, serapan anggaran di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Jember masih rendah. Salah satunya karena belum terlaksananya sejumlah paket proyek. Pemkab dan DPRD Jember berusaha keras agar serapan anggaran pembangunan bisa terserap minimal 75 persen tahun ini, namun sekarang justru terkendala sulitnya material bangunan yang berasal dari galian C. (Fathul)

Comments are closed.