Jember Hari Ini – Rendahnya serapan anggaran pilkada oleh KPU, dikhawatirkan berdampak terhadap partisipasi masyarakat pada pilkada 9 Desember mendatang.
Dalam rapat dengar pendapat pansus pilkada DPRD dengan KPU dan Panwaslih Kabupaten Jember, Wakil Ketua Pansus Pilkada DPRD Jember, Ayub Junaidi, menyesalkan rendahnya penyerapan anggaran pengadaan bahan kampanye. Dari hampir Rp 22 miliar untuk kebutuhan bahan kampanye hanya terserap Rp 2,4 miliar saja. Padahal, menurut Ayub, pemberian anggaran yang besar kepada KPU bertujuan agar sosialisasi dan kampanye yang KPU maupun pasangan calon lakukan, bisa lebih maksimal untuk meningkatkan partispasi masyarakat pada pilkada mendatang.
Sementara itu Komisioner KPU Kabupaten Jember, Dwi Endah Prasetyowati, menjelaskan, anggaran hampir Rp 22 miliar yang dialokasikan APBD, direncanakan jika terjadi 4 pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati. Namun yang terjadi justru hanya 2 pasangan calon saja. Bahkan, menurut Endah, minimnya penggunaan anggaran untuk kebutuhan bahan kampanye sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku dalam proses tender. KPU tidak bisa menambah lagi jumlah bahan kampanye yang dibuat diluar ketentuan yang diatur dalam peraturan KPU. (Fathul)

