Jember Hari Ini – Rekanan pengerjaan lantai dan paving Stadion Jember Sport Garden (JSG), Zaenuri, mengancam akan membongkar paksa hasil pekerjaannya jika hingga deadline waktu yang ditentukan pekerjaannya tidak terbayar. Zaenuri merupakan mandor pada CV Anugerah Perdana Globalindo yang dipercaya mengerjakan proyek tersebut.
Kepada sejumlah wartawan Zaenuri mengaku sudah melaksanakan 60 persen pekerjaan, namun mendadak dipaksa menandatangani Surat Pemutusan Kontrak (SPK) oleh Project Manager CV Anugerah Perdana Globalindo tanpa membayarkan tanggungannya. Padahal, sesuai perjanjian awal, dana akan dicairkan secara bertahap setiap 2 minggu sekali sesuai nilai proyek yang dikerjakan berdasarkan prosentase. Namun CV Anugerah Perdana Globalindo hanya memberikan pinjaman (cash bon). Jika hingga tutup tahun ini pekerjaannya senilai Rp 100 juta lebih tidak dibayarkan, Zaenuri mengancam akan membongkar lantai dan paving yang sudah dikerjakannya.
Sementara Project Manager CV Anugerah Perdana Globalindo, Muhammad Bahrul, ketika dikonfirmasi menyatakan, pembayaran dilakukan bertahap sesuai dana yang diterima dari rekanan pemenang tender. Ia tidak akan membayarkan tanggungannya kepada Zaenuri, jika revisi pekerjaannya belum dilaksanakan. Meski demikian, ia tetap memberikan cash bon sesuai permintaan Zaenuri sebanyak 2 kali masing-masing Rp 40 juta dan Rp 30 juta. Karena zaenuri sudah tidak sanggup lagi melakukan revisi, maka terpaksa dilakukan pemutusan kontrak. (Fath)

