Jember Hari Ini – Untuk menekan jumlah Orang dengan HIV-AIDS, (ODHA), masyarakat harus memahami cara mencegah penularan virus HIV-AIDS. Selama ini sosialisasi tentang bahaya dan penanganan HIV-AIDS belum maksimal.
Tren selama tahun 2015 lalu, angka tertinggi jumlah penderita HIV-AIDS menimpa ibu rumah tangga. Mereka diduga tertular penyakit yang menyerang kekebalan tubuh ini dari suaminya yang sering bermain ke lokasi prostitusi.
Menurut pengamat kesehatan masyarakat Universitas Jember, Nikmal Baroya, minimnya kesadaran masyarakat tentang bahaya HIV-AIDS, menyebabkan mereka enggan menggunakan alat kontrasepsi yang mencegah penularan HIV-AIDS. Banyaknya ibu rumah tangga yang terjangkit HIV-AIDS sangat mengkhawatirkan, karena dugaan awal orang berpotensi menjadi ODHA adalah yang memiliki kelainan seksual.
Data Dinas Kesehatan, selama tahun 2015 Kabupaten Jember menduduki peringkat ketiga se-Jawa Timur jumlah penderita HIV-AIDS. (Fian)

