Jember Hari Ini – Dinas Pekerjaan Umum Pengairan menegaskan, penyebab pendangkalan sungai Desa Kesilir Wuluhan karena penambangan liar di Gunung Manggar. Pernyataan Perhutani yang membantah kenyataan itu dianggap wajar karena wilayah tambang berada di kawasan milik Perhutani.
Kepala Unit Pelaksana Tehnis Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Wuluhan, Gatot Sugiarto, menyebutkan, pendangkalan sungai irigasi Kesilir yang menyebabkan tertundanya musim tanam padi, terjadi setiap tahun dan secara rutin dilakukan pengerukan. Namun yang terjadi sekarang justru lebih parah dibanding sebelum ada penambangan liar. Meski demikian menurutnya, tidak perlu lagi saling menyalahkan penyebab terjadinya pendangkalan, karena yang terpenting adalah menyelesaikan tanggung jawab masing-masing. DPU Pengairan secara rutin melakukan pengerukan sungai irigasi Desa Kesilir.
Sebelumnya, Asisten Perhutani KRPH Wuluhan, Sutiono, membantah jika tambang liar di Gunung Manggar menjadi penyebab pendangkalan sungai irigasi Kesilir. Menurutnya, hanya 0,6 persen lahan Perhutani yang dirusak akibat tambang liar. Kerusakan itu tidak mengakibatkan longsor ke saluran irigasi. (Fath)

