Jember Hari Ini – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah 3 Jawa Timur menghimbau masyarakat agar berhati-hati jika memelihara satwa yang dilindungi khususnya golongan primate. Selain ancaman secara hukum, satwa jenis primata seringkali memiliki penyakit bawaan. Sehingga warga yang memelihara satwa primata tersebut rawan tertular penyakit.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah 3 Jawa Timur, Sunandar Trigunajasa, berharap masyarakat tidak memelihara satwa yang masuk daftar hewan yang dilindungi, karena secara hukum hewan yang dilindungi harus dijaga kelestariannya.
Satwa yang saat ini marak diperdagangkan adalah kera dan orang utan. Banyak masyarakat tertarik memelihara primata jenis kera atau orang utan karena awalnya satwa tersebut terlihat lucu. Namun ketika tumbuh dewasa, sifat liar akan muncul dan justru membahayakan manusia.
Sunandar menghimbau masyarakat agar ikut menjaga kelestarian lingkungan tanpa harus melakukan perburuan untuk perdagangan satwa liar. Himbauan ini diharapkan bisa mengurangi angka perburuan dan perdagangan satwa liar di Kabupaten Jember. (Hana)
