Jember Hari Ini – SMP Negeri 3 Jember melakukan antisipasi agar seluruh siswa tidak terbawa tren gaya hidup perayaan hari valentine.
Menurut Kepala SMP Negeri 3 Jember, Khoirul, pihaknya melayangkan surat edaran kepada wali murid untuk melarang anaknya merayakan hari valentine. Selain surat edaran, smpn 3 juga menyampaikan himbauan secara terbuka sebelum pelajaran dimulai, melalui good morning info.
Khoirul mengaku sangat khawatir dengan perkembangan psikologi anak didiknya, karena letak SMP Negeri 3 Jember berada di wilayah kampus. Sehingga tren dan gaya hidup di wilayah kampus memiliki peran yang sangat kuat membentuk gaya hidup siswa SMPN 3 Jember. Sementara siswa SMP adalah anak yang baru masuk masa pubertas dan proses pencarian jati diri.
Hal senada dipaparkan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP negeri, Syaiful Bahri. Menurut Saiful, seluruh SMP negeri di Jember juga melakukan sosialisasi dan menghimbau siswa agar menjauhi gaya hidup yang menyalahi norma dan ketentuan agama, salah satunya perayaan hari valentine.
Sedangkan menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Jember, Subadri Habib, Dinas Pendidikan telah melayangkan surat himbauan kepada seluruh sekolah untuk mengantisipasi perbuatan yang memperburuk moral siswa.
Di sisi lain, Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur juga mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah madrasah agar melakukan antisipasi sehingga tren seks bebas saat momentum hari valentine tidak terjadi. Dalam surat edaran tersebut dijelaskan, tren perayaan valentine tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. (Fian)

