Hasil Otopsi RSD dr. Soebandi, Warga Desa Arjasa Tewas Gantung Diri

ILUSTRASI - MAYAT

Ilustrasi

Jember Hari Ini – Samsul Arifin, warga Desa Arjasa Kecamatan Sukowono yang diduga tewas dibunuh, ternyata meninggal dunia karena bunuh diri. Demikian diungkapkan Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Agus Supriyanto, berdasarkan hasil otopsi RSD dr. Soebandi Jember, Kamis siang.

Agus menjelaskan, hasil otopsi yang dilakukan tim dokter RSD dr. Soebandi, Samsul Arifin meninggal karena bunuh diri dengan cara  gantung diri. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh almarhum Samsul Arifin. Namun Agus mengakui sebelumnya polisi menemukan kejanggalan karena  jasad korban ditemukan jauh dari lokasi yang diduga kuat menjadi tempat gantung diri. Jasad korban berada di ruang tamu rumah, sementara tali tambang yang digunakan untuk gantung diri berada di kandang sapi belakang rumah.

Menurut agus, kemungkinan ada orang yang memindahkan jasad korban dari kandang sapi ke dalam rumah. Namun hingga saat ini belum ada yang mengaku siapa yang memindahkan jasad tersebut takut disalahkan. Polisi belum menemukan bukti yang mengarah pada kasus pembunuhan.

Sebelumnya, Samsul Arifin ditemukan meninggal dunia dalam rumah dengan luka jeratan di bagian leher. Keluarga korban mencurigai korban meninggal dunia karena dibunuh, sehingga harus diotopsi di RSD dr. Soebandi Jember. (Fit)

Comments are closed.