Dua Pelajar MTS Wahid Hasyim Nyaris Jadi Korban Perampasan Kendaraan Bermotor

ILUSTRASI - PERAMPASAN MOTOR

Ilustrasi

Jember Hari Ini – Dua pelajar kelas IX MTS Wahid Hasyim Balung, Muzamil dan Ismail nyaris menjadi korban perampasan kendaraan bermotor. Meski gagal merebut sepeda motor milik korban, salah seorang siswa terluka dan ditinggalkan di Kabupaten Lumajang.

Menurut Kapolsek Semboro, AKP Subagiyo, peristiwa perampasan sepeda motor laporkan Rabu (24/2/2016) sore kemarin. Warga melaporkan kasus pelajar bernama Ismail yang diduga jadi korban tindak pidana perampasan kendaraan bermotor.

Kasus perampasan sepeda motor berawal ketika Ismail dan temannya Muzamil pulang sekolah, Rabu siang kemarin. Saat melintasi jalan raya  Desa Jambearum Puger, ada seorang pria memanggil dan meminta tolong diantar ke rumah saudaranya di Semboro. Kedua pelajar itu  percaya dan mengantarkan pria yang baru dikenalnya itu ke tempat tujuan. Kemudian pelaku meminta Ismail turun dan  menunggu. Karena  khawatir, akhirnya Ismail menangis dan berteriak minta tolong hingga dibawa ke rumah kepala dusun setempat.

Menindak lanjuti informasi tersebut, Polsek Semboro berupaya melakukan pengejaran. Sekitar pukul setengah 7 malam,  korban Muzamil ditemukan di wilayah Kecamatan Randuagung Lumajang saat terseret sepeda motor. Muzamil pun terluka dan harus dirawat di puskesmas randu agung karena mengalami luka akibat terseret sepeda motor. (Fit)

Comments are closed.