Jember Hari Ini – Operasi Simpatik Semeru 2016 efektif mengurangi angka pelanggaran lalu lintas dan korban kecelakaan lalu lintas di 7 wilayah di Kabupaten Jember. Operasi Simpatik Semeru 2016 digelar selama 21 hari, mulai tanggal 1 Maret hingga 21 Maret kemarin.
Menurut Kasat Lantas Polres Jember, AKP Nopta Histaris Suzan, 7 wilayah yang berkurang angka pelanggaran lalu lintas diantaranya di Jalan Gajah Mada, Sultan Agung, Trunojoyo, Ahmad Yani, Hos Cokroaminoto, PB Sudirman, dan Jalan Letjen Panjaitan.
Satlantas mendata ada 962 teguran yang diberikan kepada pengguna jalan. Terdiri dari teguran tegas dalam bentuk sanksi tilang sebanyak 860 kasus dan teguran simpatik sebanyak 102 kasus. Satlantas Polres Jember menyita 117 SIM serta 734 STNK sepeda motor, mobil penumpang umum, dan mobil barang. Jika dilihat dari jenis pelanggarannya, pelanggaran paling banyak adalah balapan liar sebanyak 417 kasus, disusul pelanggaran rambu dan marka jalan sebanyak 150 kasus, serta tidak mengenakan helm sebanyak 66 kasus.
Selama berlangsungnya kegiatan Operasi Simpatik Semeru 2016 hanya terjadi satu kasus kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gajah Mada dengan satu korban jiwa dan satu korban luka ringan. (Fit)

