Jember Hari Ini – Terowongan Mrawan sepanjang 690 meter diproyeksikan sebagai wahana edukasi sejarah. Bangunan peninggalan Belanda yang masih terjaga hingga saat ini menjadi batas perlintasan kereta api di wilayah Jember dan Banyuwangi.
Petugas Terowongan Mrawan, Mulyadi, menyatakan, saat libur panjang seperti minggu ini jumlah pengunjung Terowongan Mrawan membludak. Dalam sehari ada sekitar 150 orang pengunjung yang ingin mengetahui tentang terowongan terpanjang di Jawa Timur ini. Sejauh ini pengunjung wahana edukasi sejarah ini tidak menggangu aktivitas kereta api.
Petugas PT KAI Daops 9 Jember menerapkan aturan yang ketat bagi pengunjung yang ingin berfoto di lokasi Terowongan Mrawan, karena menyangkut keselamatan pengunjung dan pengguna jasa kereta api. PT KAI Daops 9 bersama Kantor Pariwisata akan berupaya memaksimalkan potensi wisata edukasi dan wisata lori dengan jalur Mrawan-Kalibaru.
PT KAI Daops 9 juga berupaya mengantisipasi pengunjung ilegal yang biasanya melakukan hal-hal tidak patut di seputaran Terowongan Mrawan. Petugas terowongan terus mensosialisasikan agar pengunjung menjaga ketertiban dan kebersihan lokasi sekitar terowongan. (Hana)

