Jember Hari Ini – Dinas PU Pengairan meminta petani yang memiliki lahan pertanian jauh dari saluran irigasi tidak memaksakan menanam padi di musim kemarau.
Menurut Kepala Dinas PU Pengairan, Joko Santoso, jika lahan pertanian terlalu jauh dari saluran irigasi, petani akan kesulitan mendapatkan pasokan air yang mencukupi untuk tanaman padi. Sementara informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), akhir April mendatang sudah memasuki musim kemarau. Joko mengaku khawatir petani akan merugi jika memaksa menanam padi. Saat musim kemarau, suplai air irigasi berkurang drastis. Akibatnya, petani harus bergiliran jika ingin mendapatkan pasokan air irigasi.
Hal senada dipaparkan Kepala Dinas Pertanian, Hari Wijayadi. Menurut Hari Wijayadi, tanaman padi membutuhkan penyerapan air sangat tinggi. Sehingga petani harus bisa menjamin pasokan air irigasi jika ingin menanam padi. Hari menghimbau petani menanam tanaman palawija seperti jagung, ubi, atau buah semangka saat musim kemarau. (Fian)

