BKSDA Menilai Kesadaran Warga Terhadap Konservasi Satwa Mulai Terbentuk

AGUS NGURAH KRISNA

Agus Ngurah Krisna

Jember Hari Ini – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jawa Timur menilai kesadaran warga Jember terhadap konservasi satwa mulai terbentuk.

Menurut Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Jawa Timur, Agus Ngurah Krisna, selama tahun 2015 lalu, ada tiga kasus perburuan dan jual beli satwa yang sudah berkekuatan hukum tetap. Kasus jual beli satwa yang dilindungi ini sebagian besar bersumber dari masyarakat. Sementara tahun ini, BKSDA menerima penyerahan burung julang emas atau burung rangkok dari warga Kelurahan Antirogo. Warga mengaku menemukan burung yang dilindungi tersebut di depan rumahnya dalam kondisi lemas. Rangkok yang diserahkan warga tersebut saat ini dititipkan di lembaga konservasi karena burung rangkok tersebut sudah lama dipelihara, sehingga butuh proses sebelum dilepas ke habitat aslinya.

Agus menghimbau masyarakat yang mengetahui peredaran satwa langka segera melapor ke BKSDA. Kedepan BKSDA Wilayah III Jawa Timur akan menggandeng taman nasional dan sejumlah instansi untuk mengawasi peredaran satwa yang dilindungi. (Hana)

Comments are closed.