Jember Hari Ini – Kabupaten Jember kaya potensi wisata alam. Salah satunya hutan mangrove yang dikelola secara swadaya oleh Pokmaswas Bahari Lestari menjadi Ekowisata Tubing Mangrove Getem Puger. Ekowisata Tubing Mangrove Getem ini dikelola dengan konsep berbasis lingkungan. Setiap pengunjung ekowisata diwajibkan menanam mangrove di tepian rawa-rawa di wilayah Getem.
Menurut pengelola Ekowisata Tubing Mangrove Getem, Nurul Hidayah, selain untuk keberlangsungan ekosistem, ekowisata ini juga untuk menumbuhkan geliat perekonomian masyarakat. Ekowisata Tubing Mangrove Getem ini terdiri dari rawa alami sekitar 2 hektar dan 3 hektar hutan mangrove. Penanaman bakau di hutan mangrove ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove sebagai sabuk hijau untuk membentengi dari abrasi dan tsunami. Kedepan rencananya ada tambahan berupa dua objek ekowisata lagi, yakni river tubing di muara mangrove dan wahana jogging track di hutan mangrove.
Saat ini Pokmaswas Bahari Lestari masih membatasi pengunjung setiap hari maksimal 80 orang. Hal ini untuk mencegah kerusakan yang timbul akibat lonjakan jumlah pengunjung. Pengelola tempat Ekowisata Mangrove ini juga menerapkan aturan yang ketat soal sampah karena tempat wisata selalu kesulitan mengelola sampah. Di sisi lain kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah juga masih rendah.
Nurul berharap, Kantor Pariwisata turut serta mengelola ekowisata yang hingga saat ini masih dikelola secara mandiri. (Hana)

