Dinkes dan Badan Pemberdayaan Perempuan Bentuk Kader Pendamping Sebaya

1. newsJember Hari Ini – Pemkab Jember terus berupaya memerangi penggunaan narkoba, seks bebas, dan kenakalan remaja. Bahkan, Dinas Kesehatan dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) membentuk kader pendamping sebaya. Saat ini sudah ada 60 orang kader pendamping sebaya mulai tingkat SMP dan SMA yang melakukan penyadaran bahaya narkoba, seks bebas, dan kenakalan remaja.

Menurut Kepala Bidang KB Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Hari Cahyono, beberapa bulan terakhir kasus kenakalan remaja di Kabupaten Jember terus meningkat. Hal ini bisa dilihat dari tingginya kasus aborsi, pembunuhan, pesta narkoba, dan miras. Menurut Hari, orang tua seharusnya membekali anak dengan pendidikan soal kesehatan reproduksi dan bahaya narkoba. Data yang dihimpun BPPKB, 71 persen remaja mendapatkan pendidikan seks dari teman sebaya, bukan dari orang tua atau guru. Dengan adanya pendamping sebaya, diharapkan bisa mengedukasi teman sebayanya tentang bahaya narkoba, seks bebas, serta kesehatan reproduksi remaja.

Kedepan, 60 orang kader pendamping sebaya ini akan diberi bekal kemampuan sehingga bisa menjadi konselor sebaya. Upaya ini diharapkan bisa mengurangi kenakalan remaja, khususnya masalah narkoba dan seks bebas di Kabupaten Jember. (Hana)

Comments are closed.