Jember Hari Ini – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Jember, Masykur, meminta petani mengurangi areal tanam tembakau pada musim tanam tahun ini karena kondisi pasar tembakau belum membaik. Berdasarkan data Dinas Kehutanan dan Perkebunan Jember, estimasi permintaan pasar tembakau tahun ini justru turun dibandingkan tahun lalu. Permintaan tembakau Naa Ogst hanya 500 ton atau estimasi lahan 294 hektar saja. Padahal, tahun lalu mencapai 618 hektar.
Menurut Masykur, penurunan estimasi permintaan tembakau juga terjadi pada komoditas tembakau lainnya, yakni Naa Ogst tanam awal atau nota, yang hanya butuh 2.330 ton atau 1.658 hektar. Sedangkan tembakau Kasturi hanya butuh 6.450 ton atau 4.300 hektar.
Penurunan permintaan ini, kata Masykur, karena stok tembakau di gudang-gudang pabrikan masih banyak. Karena itu, Dinas Kehutanan dan Perkebunan menghimbau petani mengurangi areal tanam tembakau untuk mengantisipasi kerugian. (Fath)

