Kepala SMKN 2 Khawatir Nasib Honorer Pasca Alih Status Pendidikan Menengah

KEPALA SMKN 2 - FURQON ADI SUCIPTO

Furqon Adi Sucipto

Jember Hari Ini – Kepala SMK Negeri 2 Jember, Furqon Adi Sucipto, mengaku khawatir dengan nasib tenaga honorer. Hingga saat ini belum ada konsep jelas dari Dinas Pendidikan Jember pasca pengalihan status pendidikan menengah.

Furqon mengaku pernah memperbincangkan nasib guru honorer dengan sejumlah kepala sekolah menengah. Pasalnya, hampir semua sekolah kuantitas tenaga honorer lebih banyak daripada pegawai negeri. Pengalihan status pendidikan menengah kepada Pemprov Jatim berdampak secara langsung pada nasib guru honorer. Apalagi Bupati Jember, Faida, berencana menggratiskan biaya pendidikan siswa sekolah menengah.

Selama ini SPP yang dibayar oleh siswa salah satunya digunakan untuk membayar insentif tenaga honorer di sekolah. Apalagi di sekolah kejuruan ada biaya tambahan untuk mata pelajaran kerja praktik siswa.

Furqon berharap Pemkab Jember bisa menjawab sumber dana yang akan digunakan untuk membayar insentif tenaga honorer di sekolah. (Fian)

Comments are closed.