Jember Hari Ini – Anggota Komisi D DPRD Jember, Isa Mahdi, optimis kenaikan insentif guru guru ngaji 3 kali lipat bisa diwujudkan secara bertahap. Dengan ketentuan, semua pihak mempunyai komitmen yang sama untuk mewujudkan salah satu janji kerja Bupati Jember tersebut.
Menurut politisi Partai Hanura itu, pada Perubahan APBD tahun ini, setidaknya Pemkab maupun DPRD Jember bisa mengalokasikan kenaikan insentif guru ngaji 2 kali lipat dari sebelumnya, Rp 800 ribu per tahun. Kenaikan akan ditambah lagi pada tahun berikutnya, dengan catatan data jumlah guru yang ada saat ini harus diverifikasi ulang sehingga jumlahnya tidak sebanyak sekarang. Isa menegaskan jika APBD Jember mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impian Bupati Jember.
Diberitakan Prosalina FM sebelumnya, Komisi D DPRD Jember selain mengharapkan ada verifikasi data jumlah guru ngaji, juga perlu adanya sertifikasi guru ngaji seperti halnya guru lainnya. Dengan verifikasi dan sertifikasi yang benar, maka akan menghindarkan adanya guru ngaji fiktif atau abal-abal. Selama ini Isa Mahdi menilai banyak penerima insentif guru ngaji yang ternyata bukan guru ngaji yang sebenarnya. (Fath)

