Jember Hari Ini – Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Nasdem Kabupaten Jember, Syaiful Rijal alias Gus Syef, menyayangkan sikap Bupati Faida yang tidak tegas melarang kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Jember.
Gus Syef menyatakan, seharusnya bupati dengan tegas melarang kegiatan HTI di Jember karena jelas-jelas mengusik NKRI dan pancasila. Jika bupati lain berani melarang tetapi Bupati Jember tidak berani, maka sikap bupati ini perlu dipertanyakan. Oleh sebab itu, Gus Syef memaklumi jika ada kelompok masyarakat seperti Ansor dan Banser yang ingin mempertahankan pancasila dan NKRI bergerak sendiri. Menurutnya, pancasila dan NKRI adalah harga mati yang tidak perlu di diskusikan lagi.
Gus Syef menilai, alasan bupati tidak berani melarang karena menjadi kewenangan Kemenkumham sangat tidak tepat. Sebab, Ansor dan Banser tidak mempersoalkan organisasinya, melainkan kegiatan HTI yang mengusik pancasila yang harus dihentikan. Pengasuh Ponpes Asyidiq Putri Jember ini menilai, HTI bukan musuh dirinya ataupun Ansor, tetapi musuh negara yang membutuhkan ketegasan aparat pemerintah agar tidak memicu konflik horizontal di masyarakat.
Diberitakan sebelumnya, bupati menyatakan dengan tegas NKRI dan pancasila harga mati. Namun di sisi lain, bupati menolak tuntutan Ansor untuk melarang kegiatan HTI di Jember. Bahkan, bupati akan melindungi semua organisasi sekecil apapun, kecuali organisasi itu dilarang keberadaannya oleh Kemenkumham. (Fath)

